File yang terlihat baik di layar belum tentu siap diproduksi. Pemeriksaan sebelum mengirim ke percetakan membantu mengurangi risiko teks terpotong, gambar pecah, font berubah, atau ukuran tidak sesuai.

1. Pastikan ukuran dokumen benar

Atur dokumen sesuai ukuran jadi yang telah disepakati. Untuk produk lipat, pastikan panel dan garis lipatan diperhitungkan. Jangan mengandalkan ukuran gambar yang hanya tampak pas di layar.

2. Siapkan bleed dan area aman

Bleed adalah area tambahan di luar garis potong untuk menghindari garis putih akibat toleransi pemotongan. Nilai bleed harus mengikuti spesifikasi vendor. Jauhkan teks, logo, nomor telepon, dan informasi penting dari tepi potong sesuai area aman yang diminta.

3. Periksa resolusi gambar

Gambar kecil yang diperbesar berlebihan dapat tampak pecah. Gunakan file sumber berkualitas memadai untuk ukuran cetak. Logo sebaiknya memakai format vektor jika tersedia, terutama untuk ukuran besar.

4. Periksa font dan tautan gambar

Jika mengirim file kerja, pastikan font dan gambar tertaut ikut disertakan atau font diubah menjadi outline bila alur kerja vendor mengharuskannya. Untuk PDF final, ekspor dengan preset yang sesuai dan periksa kembali hasil ekspor, bukan hanya dokumen aslinya.

5. Konfirmasi mode warna

Proses cetak umumnya menggunakan tinta atau toner dengan karakter warna yang berbeda dari layar. Tanyakan profil dan spesifikasi warna kepada percetakan. Warna pada monitor tidak menjamin hasil cetak akan sama persis.

6. Baca ulang semua informasi

Periksa ejaan, nomor telepon, alamat, harga, tanggal, QR code, dan tautan. Untuk materi promosi, pastikan syarat penawaran mudah dibaca dan tidak menyesatkan.

7. Setujui proof sebelum produksi

Jika tersedia, periksa proof digital atau sampel fisik sebelum produksi massal. Persetujuan akhir sebaiknya dilakukan oleh orang yang berwenang, terutama untuk materi dengan jumlah besar atau informasi yang sulit diperbaiki.

Checklist singkat

  • Ukuran dan jumlah sudah benar.
  • Bleed dan area aman mengikuti spesifikasi vendor.
  • Gambar tajam dan font tidak berubah.
  • Warna serta finishing sudah dikonfirmasi.
  • Semua teks dan informasi kontak telah diperiksa.
  • Proof akhir telah disetujui.

Kesimpulan

Jadikan checklist sebagai bagian dari alur kerja setiap pesanan. Beberapa menit pemeriksaan dapat menghemat waktu revisi dan mengurangi risiko kesalahan produksi.